Lamaran Kerja & Lamaran Hari Kepada Tuhan



Renungan

Lamaran Kerja & Lamaran Hati Kepada Tuhan


Ada seorang pemuda namanya Rian. Usia 26 tahun. 

Sudah 4 bulan kirim CV ke mana-mana. Interview 7 kali.  Ditolak 7 kali. 

Tabungan menipis. Mama di kampung sering tanya: "Kerja di mana Nak?"


Wajar kalau Rian cari kerja. 


Terkadang hati manusia licik. Tanpa sadar bisa berubah jadi: 

Aku kerja biar dipuji bos. Biar naik jabatan. Biar punya uang banyak buat pamer.


Amsal 16:2 _“Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati.”


Kerja itu penting. Tapi kalau motivasinya cuma "uang, jabatan, pamor" 

maka saat tidak dapat, iman kita ikut runtuh.


Suatu Minggu pagi, dia tetap ke gereja. Padahal dompet kosong. 

Orang lain pakai jas, dia pakai kemeja pinjaman. 

Di dalam hati dia bertanya:"Tuhan, aku ke gereja ini karena apa sih? 

Karena butuh kerjaan? Karena butuh mujizat? Atau karena Engkau?"


1.MOTIVASI MELAMAR KERJA: APA YANG KITA CARI


2.KENAPA KITA BERGEREJA? APA SAMA KAYAK MELAMAR KERJA?


Banyak orang ke gereja dengan 3 motivasi yang salah juga:

Motivasi Salah Contohnya

Cari Jabatan : Aktif di gereja biar jadi majelis, WL, biar dilihat rohani

"Cari Pamor/Pujian" : Rajin pelayanan biar diposting, biar dibilang "anak Tuhan hebat"

"Cari Uang/Mujizat" : Ke gereja kalau lagi butuh kerjaan, butuh kesembuhan. Kalau udah dapat, menghilang

Yesus pernah menegur ini di Yohanes 6:26 _“Kamu mencari Aku bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.”_


Gereja bukan "bursa kerja rohani". 

Gereja itu keluarga. Rumah sakit. Tempat kita diingatkan siapa kita di mata Tuhan.

3.MENGIKUT TUHAN: BUKAN TRANSAKSI, TAPI HUBUNGAN


Rian akhirnya sadar. 

Selama ini dia "mengikut Tuhan" kayak melamar kerja: 

Kirim doa = Kirim CV.  

Puasa = Tes psikotes.  

Kalau "diterima" = Tuhan baik. Kalau "ditolak" = Tuhan jahat.


Padahal mengikut Tuhan itu bukan soal apa yang kita dapat.


Matius 6:33 _“Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”_


Artinya: 

1.  *Ke gereja* bukan untuk cari kerja. Tapi karena kita butuh Tuhan.

2.  *Kerja* bukan untuk cari identitas. Identitas kita: "Anak Tuhan" dulu, baru "karyawan".

3.  *Doa* bukan untuk nyogok Tuhan. Tapi untuk menyerahkan kekhawatiran.


2 bulan kemudian Rian dapat kerja. Bukan perusahaan besar. Gaji UMR. 

Tapi dia bilang: "Ini jawaban doa. Karena di penantian itu, aku ketemu Tuhan. 

Aku belajar jujur, tekun, dan tidak iri sama teman."


PENUTUP & PERTANYAAN UNTUK KITA SEMUA


Jadi motivasi kita apa? 

Baik dalam melamar kerja, maupun dalam mengikut Tuhan.


Kalau motivasinya "cari jabatan, pamor, uang" : kita akan kecewa. 

Karena dunia bisa kasih, dunia juga bisa ambil.


Tapi kalau motivasinya "cari Tuhan, cari kehendak-Nya" : 

Mau kerja di mana pun, mau punya jabatan apa pun, 

hati kita tetap tenang. Karena yang pegang masa depan bukan HRD. Tapi Bapa di surga.

SEMANGAT PAGI, SEMANGAT BERAKTIFITAS, SEMANGAT MENJALANI HARI INI BERSAMA SAMA DENGAN TUHAN, GBU


Simon

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GKPR Filadelfia mengadakan perayaan natal pada hari Minggu, tanggal 7 Desember 2025

KPK MENGGELEDAH KEDIAMAN ONO SURONO, TERKAIT DUGAAN SUAP PROYEK DAN GRATIFIKASI YANG MENJERAT BUPATI BEKASI

RELAWAN BARABAJA MALAYSIA BERHASIL PULANGKAN KORBAN PENGANIAYAAN KE DAERAH ASAL