Langsung ke konten utama

Usut tuntas permasalahan "Pagar Laut Tarumajaya"



BarabajabekasiNews-Bekasi

Berita yang lagi hangat diperbincangkan adalah terkait pagar laut, sebenarnya apa sich yang dicari dari pagar laut yang ada di Tarumajaya, secara konstitusi huku, laut adalah kepunyaan Negara Republik Indonesia, setiap warga negara berhak melestarikan dan menjaga laut, bukan kepentingan dan hasrat terselubung.

Dalam kesempatan ini, Simon Kristian sebagai ketua organisasi masyarakat barabaja Kab Bekasi angkat bicara terkait pagar laut yang terletak di daerah Tarumajaya, bagaimana izin tersebut didapat, siapa yang memberikan izin, apakah izin tersebut sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. 

Sebagai warga Tarumajaya, seharusnya pemerintah daerah apalagi penegak hukum tindak dengan tegas, mengusut tuntas permasalahan ini sampai ke akar-akarnya, pasti didalamnya ada mafia-mafia yang sengaja memanfaatkan hal tersebut. sehingga pengelolaan laut dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar, apalagi Tarumajaya hanya sedikit memiliki obyek wisatanya.

Simon juga berharap pemerintah dapat membangun fasilitas hiburan yang dapat dinikmati oleh masyarakat sekitar, seperti membangun dermaga, pariwisata yang memanfaatkan laut, membangun pelabuhan 

Dengan adanya pariwisata disekitar laut kedepannya bisa menjadi roda perekonomian di kabupaten Bekasi, selain pemerintahan mendapatkan anggaran dan warga sekitar difasilitasi dengan perahu yang dapat dimiliki melalui dicicil atau warung-warung kopi agar mereka dapat berdagang disekitarnya.

Sekali lagi Simon berpesan sebagai kontrol sosial masyarakat untuk pemerintah daerah kabupaten Bekasi, segera bergerak dengan membentuk timsus untuk mengusut dan mengambil langkah nyata untuk kesejahteraan warga Kab Bekasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Setelah bacok kurir, pelaku sempat melarikan diri ke tangerang dan akhirnya menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi Kota

Pelaku memakai baju hitam pakai sandal jepit Barabajabekasinews | Bekasi Seorang pria di Bekasi Utara, Kota Bekasi, Christian Kapau alias Kece, mengancam dan menganiaya kurir inisial ID (22) menggunakan par4ng saat ditagih pembayaran paket metode cash on delivery (COD) seharga Rp 30 ribu. Polisi mengatakan Kece menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi subuh tadi. "Tersangka penganiayaan kurir J&T atas nama CK alias KECE menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi Kota pada tanggal 28 Agustus sekitar pukul 04.00 WIB karena mengetahui sedang diburu oleh Tim Buser Sat Reskrim Bekasi Kota dan dihimbau untuk menyerahkan diri, setelah sempat melarikan diri ke daerah Tangerang Kota," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, kepada wartawan, Minggu (28/9/2025). Braiel mengatakan Kece sudah ditetapkan menjadi tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan. "(Dijerat) Pasal 351 KUHP," ujarnya. Sebelumnya, polis...

GKPR Filadelfia mengadakan perayaan natal pada hari Minggu, tanggal 7 Desember 2025

Barabajabekasinews | Kota Bekasi Desember merupakan momen yang istimewa bagi umat kristiani di segala penjuru. Perayaan natal setiap umat manusia hari sukacita bagi setiap manusia, karena Tuhan Yesus lahir sebagai juruselamat. Momen bahagia tersebut juga di rayakan pada hari Minggu, tanggal 7 Desember 2025 di Gereja Kristen Pimpinan Rohulkudus (GKPR) jemaat Filadelfia Taman Harapan Baru dengan tema: The Savior (Lukas 19:10) sebab anak manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang . Terlihat dari sorak-sorai dari jemaat saat menaikan puji- pujian. Drama singkat, kisah Hawa dan Maria diperankan oleh kaum ibu, kisah hidup diimplementasikan seperti saat ini keluh kesah, ketakutan, kekecewaan, kesedihan dan kenakalan anak anak zaman sekarang yang membuat hidup berat setiap ibu. Masuk pada inti perayaan Natal tahun ini, masuk dalam khotbah, yang akan disampaikan oleh Pdt Immanuel, sebelum menyampaikan isi hati Tuhan, dirinya menyanyikan satu pujian, yang berjudul " seli...

KPK MENGGELEDAH KEDIAMAN ONO SURONO, TERKAIT DUGAAN SUAP PROYEK DAN GRATIFIKASI YANG MENJERAT BUPATI BEKASI

Barabajabekasinews Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah anggota DPRD Jawa Barat, Ono Surono, Rabu (1/4). Penggeledahan ini berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan suap proyek dan gratifikasi yang menjerat Bupati Bekasi, Ade Kuswara. Penggeledahan dilakukan di kediaman Ono yang berada di Bandung. KPK menyebut proses tersebut masih berlangsung. “Penyidik melakukan penggeledahan di rumah Saudara ONS, yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, yang berlokasi di Kota Bandung,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo dikutip dari Kompas, Rabu (1/4/2026). Budi belum merinci barang bukti yang dicari maupun yang telah diamankan. Ia mengatakan perkembangan akan disampaikan setelah kegiatan selesai. “Kegiatan masih berlangsung. Kami akan update perkembangannya,” ucap Budi. Dalam perkara ini, Ono sebelumnya juga telah diperiksa sebagai saksi pada 15 Januari 2026. KPK menduga ia turut menerima aliran uang dari pihak swasta bernama Sarjan, yang kini tengah menjalani proses persida...